<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730</id><updated>2011-07-07T13:47:01.375-07:00</updated><category term='Buku dan Peradaban'/><category term='Sastra'/><title type='text'>free zone to be wise</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-8278747001371375416</id><published>2009-03-01T04:16:00.000-08:00</published><updated>2009-03-01T04:17:57.210-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menjadi Uswah, bukan Selebritis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismilahirrahmanirrahiim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari terakhir, begitu banyak pelajaran berharga yang bisa penulis petik dari pertemuan dengan orang-orang hebat. Hebat dalam artian memiliki pengalaman perjalanan ruhiyah yang panjang, yang menempa mereka menjadi bijak dalam memandang dunia; Hebat dalam segala kesederhanaan dan kebersahajaan; Hebat dalam semangat berbagi dan menasehati dengan lembut dan penuh kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari terakhir, penulis juga banyak mendapatkan paparan kisah nyata hebat, tentang betapa amal personal jauh lebih lemah dibandingkan amal sistemik dan jama’i. Bahwa posisi individu sebagai perintis tidak boleh berkembang jauh menjadi pengkultusan dan hierarki kerucut – yang secara sadar maupun tidak sadar – menumbuhkembangkan budaya taqlid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Era Media Massa, zaman Web 2.0 saat ini, gampang bagi orang untuk kemudian muncul dengan berbagai macam gayanya, dengan berbagai nilainya. Hanya saja, kadang kita terjebak dengan sangat mudah, untuk mengidentikkan nilai yang populer sebagai nilai yang benar. Menjadikan wajah yang muncul sehari-hari sebagai rujukan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah hadits Rasulullah saw yang begitu menggugah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Alangkah bagusnya seorang hamba yang memegang kendali kudanya di jalan Allah, rambutnya kusut, kakinya berdebu. Jika mendapat tugas berjaga ia berjaga. Jika tugasnya di barisan belakang tetap di belakang dan jika di depan tetap di depan (Hadits Riwayat Bukhari&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tentang hadits ini Ibnul Jauzi berkata, “Artinya ia tidaklah disebut-sebut, tidak menginginkan ketinggian. Jika diberi tugas untuk berjalan, ia berjalan, seakan Rasulullah berkata. “Jika berjaga malam (hirasah) terus menerus berjaga dan jaga bertugas di barisan belakang senantiasa di sana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Ibnu Hajar berkata, “Pada hadits itu terdapat anjuran untuk membuang kecintaan terhadap riyasah (ambisi kepemimpinan) dan popularitas, serta keutamaan ketidakterkenalan dan tawadhu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang juga yang penulis catat, bahwa bahaya popularitas tidaklah hanya mengancam individu per individu saja, tapi juga dapat merasuki sebuah barisan atau sebuah golongan, dan ini menjadikan tingkat bahayanya menjadi lebih besar, karena keyakinan bersama terhadap sebuah nilai yang salah, akan membentuk sebuah sistem yang semakin susah untuk digugat, seperti kisah Raja dan Pakaian Barunya yang tidak terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ini memberikan sebuah pembelajaran baru, bahwa seorang pelajar haruslah mulai belajar untuk tidak bercita-cita menjadi orang yang terkenal, tapi berupaya keras menjadi teladan, uswah hasanah, yang mungkin saja tak sempat tercatat oleh sejarah, tetapi memberikan goresan luar biasa dalam membentuk peradaban yang anggun, kokoh dan berdiri diatas nilai-nilai kebenaran hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kitalah mereka itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu 'Alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-8278747001371375416?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/8278747001371375416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=8278747001371375416' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/8278747001371375416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/8278747001371375416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2009/03/menjadi-uswah-bukan-selebritis-oleh.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-7272454860976836696</id><published>2008-09-12T13:34:00.000-07:00</published><updated>2008-09-12T14:06:15.959-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Garis Putih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari ini penulis seringkali masih berada di jalur Jakarta - Bandung menjelang tengah malam. Tapi entah mengapa malam ini menjadi sedikit berbeda. Mungkin karena sesi muhasabah yang penulis lakoni sebelum perjalanan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan penulis tertarik dengan sendirinya ke garis putih di sepanjang jalan. Ada yang putus-putus, ada pula yang terus tak terputus dari Jakarta hingga Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika siang hari, garis-garis ini lebih sering kita abaikan. Jalan yang begitu luas atau pemandangan di kiri dan kanan jalan mungkin lebih mengasyikkan daripada sekedar merenungkan garis yang seakan tanpa arti. Abai kita karena kurang asyiknya garis itu untuk dinikmati, tak terasa manfaat dan peran pentingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saat malam-malam ini, garis-garis itu terasa sekali kekuatannya. Ia membantu kita menyusuri jalan, yang kadang tak terjangkau oleh sorot lampu kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada garis-garis melintang yang mengisyaratkan bahwa di depan ada cabang jalan, janganlah sampai kita menabrak pemisah antara keduanya. Ada garis panjang bahu jalan, yang menjaga kita untuk tidak terlalu kepinggir dan terperosok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis teringat Al Quran. Petunjuk yang sering kita abaikan.&lt;br /&gt;Mungkin karena pemandangan kiri dan kanan lebih asyik dan melenakan.&lt;br /&gt;Mungkin karena musik yang asyik di dalam kendaraan.&lt;br /&gt;Atau mungkin karena kita terlelap tidur hingga tak sadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saat gelap gulita, barulah terasa akan butuhnya sebuah panduan, yang menjaga kita tetap ditengah, tak terjerembab saat mengarungi perjalanan. Entah berapa banyak yang bisa tergelincir jika ia tak ada di hadapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan tidak demikian adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumarhamna bil Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bandung, Sahur 13 Ramadhan 1429&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-7272454860976836696?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/7272454860976836696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=7272454860976836696' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/7272454860976836696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/7272454860976836696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/09/garis-putih-oleh-reza-ervani-hari-hari.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-4201687569838495783</id><published>2008-08-27T20:10:00.000-07:00</published><updated>2008-08-27T23:50:24.521-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;Menikahlah dengan Wanita yang Berkah, Karena Sholihah Tak Cukup&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismilahirrahmanirrahiim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;i&gt;Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.&lt;br /&gt;(Al Quran Al Karim Surah An Nur ayat 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt; &lt;div align="left"&gt;&lt;i&gt;"In Yakuunuu Fuqaraa-a, yughnihimullahuhu min fadhlihi",&lt;/i&gt; demikian bunyi janji itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Jika Allah Yang Berjanji, Maka Allah akan Menepati. &lt;i&gt;Innalaha laa yukhliful mii'aad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;Apa yang membuat seorang laki-laki ragu-ragu untuk melangkahkan pinangannya ? Sebagian besar menjawab materi sebagai alasannya. Begitu juga yang aku rasakan setengah tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit untuk bisa membawa keyakinan akan ayat tadi ke tataran praktis, padahal begitu banyak cerita keajaiban yang aku dengar tentang pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ....&lt;br /&gt;Setelah hampir 4 bulan mengarungi samudera rumah tangga, bersama "buah hati yang sempurna" - demikian arti harfiah dari nama istriku - kami sering jeda sejenak untuk mengenang romantika proses menjelang pernikahan yang berlangsung begitu cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin direnungkan, semakin banyak pula bulir keajaiban yang harus terus kami syukuri.&lt;br /&gt;Terasa sekali kemudahan yang diberikan oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kemudian mendapati&lt;br /&gt;bahwa kesyukuran itulah ternyata oase Cinta&lt;br /&gt;bahwa kesyukuran itulah ternyata mata air Kasih&lt;br /&gt;bahwa kesyukuran itulah ternyata telaga Sayang yang bening&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Wallahu wasi'un 'aliim", &lt;/i&gt;Dan Allah Maha Luas Pemberiannya, begitu bunyi penutup ayat diatas. Begitu luasnya pemberian Allah, sehingga kurs materi tidak akan pernah bisa membelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pendamping hidup adalah pemberian-Nya. Begitu pula semua yang menyertai bidadari itu. Dan jika engkau ingin meminta ... Mintakan keberkahan-lah yang datang bersama pasangan jiwa itu, karena tampilan sholihah apatah lagi sekedar cantik rupawan takkan pernah cukup untuk memberikan kekuatan agar lentera cita mulia sebuah rumah tangga tetap menyala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, semampumu ... pilihlah seorang pasangan hidup dengan ukuran keberkahan ... jangan merasa cukup dengan timbangan cinta dan sayangmu padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginda Nabi shalallahu 'alaihi wa salam mengisyaratkan benar pintu-pintu keberkahan itu jangan sampai ditutup oleh keserakahan cinta dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Jika ada orang yang kalian ridhai agamanya dan akhlaknya meminang puteri kalian, maka nikahkanlah ia, jika kalian tidak melakukannya, maka fitah di bumi dan kerusakan besar akan terjadi" 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di antara kebaikan wanita ialah memudahkan maharnya" 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pernikahan yang paling besar keberkahannya ialah yang paling mudah maharnya" 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebaik-baik pernikahan ialah yang paling mudah" 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;Jangan pula kau biarkan rasa suka yang mendalam mengalahkan kesempatan-kesempatan yang datang padamu.&lt;br /&gt;Kau simpan cinta yang tak pasti di hatimu, dan biarkan cinta lain yang datang pergi meninggalkanmu.&lt;br /&gt;Karena ... sekali lagi ... cinta saja tak cukup untuk menyalakan lentera di bahtera rumah tanggamu nanti.&lt;br /&gt;Tak pernah kita tahu, apakah dibalik ketidak sempurnaan dalam pandangan mata, tersembunyi keberkahan yang melimpah ruah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Denyut keberkahan ...&lt;br /&gt;Itulah yang mesti kita telisik di dada ketika cinta menyapa ...&lt;br /&gt;Ada beda yang akan kau rasa, tentang dia ...&lt;br /&gt;Beda itu akan menguatkan azzammu ...&lt;br /&gt;Menjagamu tetap dalam logika keimanan ketika menilai harta dan rupa ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janji Allah itu pasti, karenanya niatkan keberkahan hadir di setiap keputusan hidupmu, termasuk keputusan menemani seseorang dalam jalan juang menuju pertemuan indah dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahuma yasiru wa laa tu'asiru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bandung, Menjelang Ramadhan 1429 H&lt;br /&gt;Buat seorang sahabat di Ulujami yang sedang merindukan bidadari penuh berkah.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div align="left"&gt;Catatan Kaki&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; 1) HR. At Tirmidzi dalam Kitab an Nikaah, dan dishohihkan oleh Syaikh al Albani dalam Shahih an Nasa-i dan al Irwaa'&lt;br /&gt;2) HR. Ahmad, dihasankan oleh Syaikh al Albani dalam Shahihul Jaamin dan Al Irwaa'&lt;br /&gt;3) HR. Ahmad&lt;br /&gt;4) HR. Abu Dawud dalam kitab an Nikaah, dan Syaikh al Albani menilainya sesuai syarat Muslim (di Al Irwaa)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-4201687569838495783?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/4201687569838495783/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=4201687569838495783' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/4201687569838495783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/4201687569838495783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/08/menikahlah-dengan-wanita-yang-berkah.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-5452014492383192960</id><published>2008-08-12T21:03:00.000-07:00</published><updated>2008-08-12T21:04:43.399-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;Dunia ini Berwarna oleh Para Sukarelawan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;(&lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/rezaervani"&gt;http://groups.yahoo.com/group/rezaervani&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda penggiat atau setidaknya pengguna berbagai macam CMS Open Source seperti Joomla, Wordpress, dan Drupal, tentu akrab dengan berbagai macam plugin, themes, modul, ekstension yang gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang plugin yang ada sangatlah rumit, tapi memberikan kekuatan tersendiri pada tampilan website atau blog pribadi kita. Kekayaan imajinasi seakan-akan menjelma ke dalam  muara aplikasi-aplikasi istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang generasi Open Source ini mulai penulis rasakan semenjak tahun 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau mungkin tidak ada korelasinya, tapi kebebasan reformasi bertambah warnanya dengan kehadiran berbagai macam software non Proprietary. Dan yang paling terkenal tentu LINUX, sebagai alternatif Operating System masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini tidak akan mengupas masalah perangkat lunak. Hanya sedikit lamunan pagi hari. Betapa dunia menjadi begitu berwarna dengan para sukarelawan. Mereka membuat sesuatu yang sangat brilian, unik, dan optimal, lalu mereka bagikan dengan sukarela, berharap ada yang mau membantu memperbaiki apa yang telah mereka usahakan sebaik mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orientasi pembelajaran lebih dominan daripada orientasi materi. Dan ini menjadi kekuatan yang perlahan menguat dan memberikan geliat tersendiri bagi sebuah sisi kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penulis, ini alamiah.&lt;br /&gt;Seseorang yang memberikan secara sukarela hal terbaik yang bisa ia buat, akan mendapatkan sesuatu yang lebih besar dari apa yang ia berikan. Kekuatan kesukarelaan yang optimal mampu menggerakkan roda kehidupan dengan sangat bertenaga, bahkan mengalahkan logika materialistik dan kekuatan kapital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini dapat berlaku di semua segi kehidupan. Seorang ilmuwan (ulama) yang dengan ketulusan membagikan pengetahuannya, akan mendapatkan imbal balik yang lebih berharga dari kekayaan, tenaga bantu di tempat-tempat musibah mendapatkan kepuasan batin yang memenuhi dadanya, guru-guru di pedalaman mendapatkan keberkahan yang terkadang tak mampu dicapai oleh pemahaman logika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna-warni dunia, dinamikanya yang luar biasa, kekuatan hakiki kemanusiaan, tumbuh dari sikap dan mental sukarela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini yang disiratkan oleh Al Quran :&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan". (Al Quran Al Karim Surah At Taubah ayat 105)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu `Alam&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bandung On my Briliant Morning&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-5452014492383192960?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/5452014492383192960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=5452014492383192960' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/5452014492383192960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/5452014492383192960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/08/dunia-ini-berwarna-oleh-para.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-1044289018519325010</id><published>2008-06-26T19:20:00.000-07:00</published><updated>2008-06-26T19:22:23.248-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Konsekuensi Doa "Minta Jodoh"&lt;/span&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;Oleh : Reza Ervani (komunitas : &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/rezaervani"&gt;http://groups.yahoo.com/group/rezaervani&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Bismilahirrahmanirrahiim&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Di Al Quran Al Karim Surah Al Furqan ayat 74, ada doa orang yang beriman :&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.&lt;/b&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Doa ini seringkali dilantunkan oleh mereka yang sedang mendambakan pasangan hidup.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Tapi ada bagian yang seringkali pula kita luput merenungkannya, yakni bagian "wajalna lil muttaqina imama" (Jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa).&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Mari sejenak kita renungkan.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Doa yang dicantumkan dalam Al Quran diatas memiliki makna yang mendalam. Sesuai dengan bahasan kita kali ini, bolehlah rasanya kita bagi doa itu menjadi dua konsekuensi :&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;Konsekuensi pembentukan keluarga yang sakinah, mawaddah dan penuh rahmah&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Ini yang seringkali disebut sebagai tujuan utama pembentukan keluarga, sebagaimana yang dicantumkan pula dalam Al Quran Al Karim :&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (Al Quran Al Karim Surah Ar Ruum ayat 21).&lt;/b&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Konsekuensi pertama ini menuntut kita untuk belajar terus, mentarbiyah diri dan istri, juga anak, agar dapat terhindar dari kesalahan-kesalahan fatal, yang menyebabkan keluarga hilang visi dan misinya.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (Al Quran Al Karim Surah At Tahrim ayat 6)&lt;/b&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;Konsekuensi teladan dan kepemimpinan ummat (keluarga da'wah)&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Ternyata ada satu lagi konsekuensi dari doa itu.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Setelah dianugerahi seorang pasangan, maka tidak serta merta tanggung jawab kita selesai. Ada tanggung jawab lain ternyata, yakni KETELADANAN.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FR"&gt;&lt;b&gt;"Kamu semua adalah da'i sebelum (profesi) lainnya"&lt;/b&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Demikian ujar sebuah jargon da'wah.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;Seorang suami, ternyata harus belajar bagaimana menyeimbangkan antara tuntutan haknya sebagai seorang suami dengan kewajibannya memberikan kesempatan bagi sang istri untuk beraktivitas dan berkembang. Begitu juga seorang istri, harus pandai betul, menselaraskan antara hak untuk mengembangkan diri dan kewajibannya sebagai seorang ratu rumah tangga.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Keseimbangan itu akan membuahkan manfaat keluarga untuk sekelilingnya. Manfaat itulah yang disebut dengan da'wah.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;"Sebaik-baik kalian adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain", &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;demikian sabda junjungan Rasulullah Muhammad saw.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Perkataan seorang suami,"Ah, capek … saya kan sudah banting tulang mencari nafkah …" tidak akan muncul jika ia menyadari betul konsekuensi ganda dari doa yang ia lantunkan ketika meminta seorang pasangan kepada Sang Kholiq.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Juga perkataan seorang istri,"Abi … Umi kan masih capek, bikin sendiri aja gih …", pun tidak akan muncul jika ujung dari do'a itu dipahami dengan seksama.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Fungsi ganda keluarga muslim inilah yang menyebabkan ia berbeda dari sistem keluarga yang biasanya. Keluarga yang hanya berorientasi dapur, sumur, kasur tidak akan mampu memberikan efek kesholihan sosial.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Konsekuensi "lil muttaqina imama" ini juga menuntut kebijaksanaan yang lebih ketika memutuskan sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan keluarga, karena ada pertimbangan keummatan yang masuk ke ranah pengambilan keputusan tersebut. Sesuatu yang menurut pertimbangan baik untuk keluarga, tetapi tidak baik untuk ummat, bisa menyebabkan keputusan itu gugur dilaksanakan. Sebaliknya pula, jika apa yang dipikirkan baik untuk ummat ternyata tidak berdampak positif buat keluarga, tak boleh pula dipaksakan untuk tetap dijalankan.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;(Al Quran Al Karim Surah Ar Rahman ayat 8 – 9)&lt;/b&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Fungsi ganda ini membutuhkan pembiasaan dan pembelajaran. Pasti ada lelah di saat-saat awal, karena inilah bagian dari tarbiyah keluarga itu. Jika nanti fungsi ganda keluarga yang merupakan konsekuensi doa kita ketika meminta pasangan itu tercapai, maka cita-cita menjadi ustadziatul `alam (guru bagi semesta) itu Insya Allah akan tercapai.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FR"&gt;Allahu `Alam&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;b&gt;&lt;span&gt;Bangka Barat – Bandung, Jumat&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;23 Jumadil Akhir 1429 H&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-1044289018519325010?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/1044289018519325010/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=1044289018519325010' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/1044289018519325010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/1044289018519325010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/06/konsekuensi-doa-minta-jodoh-oleh-reza.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-3352563746511849459</id><published>2008-06-02T20:12:00.001-07:00</published><updated>2008-06-02T20:12:42.135-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;Ideologi Penulis&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jadi pengarang apa ?&lt;br /&gt;Barangkali tuan sangka akan lebih mudah lagi jika mengarang soal-soal agama.&lt;br /&gt;Itupun bukan sedikit kesulitannya. Sebab pengarang itu harus bebas dari taklid harus berpendirian sendiri, walaupun berlawanan dengan mazhab dan ulama yang dahulu. Sebab yang dinantikan orang dari seorang pengarang, bukan gramofon fikiran orang lain tetapi pendapatnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentukanlah tujuan hidup, dan berjuanglah untuk mencapainya !!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Buya HAMKA, Kenang-kenangan Hidup halaman 124)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis tanpa ideologi adalah penulis tanpa tenaga&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Khayalnya terbang kemana-mana&lt;br /&gt;tetapi kakinya tak pernah berpijak pada ruang dan waktu yang nyata&lt;br /&gt;yang tertinggal hanya prolog, alur dan epilog sebuah cerita&lt;br /&gt;mungkin sempurna secara bahasa&lt;br /&gt;tapi hampa tanpa daya&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Tulisan adalah duta ideologi Sang pujangganya.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Di balik katanya tersimpan seruan lembut yang tak terdengar oleh telinga&lt;br /&gt;tapi mampu menyusup ke selongsong dada&lt;br /&gt;dan menggetarkan dawai-dawainya&lt;br /&gt;dari dalam jiwa&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Kata yang terangkai adalah pedang sang penyairnya&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Ia mampu robohkan ribuan benteng perkasa&lt;br /&gt;tanpa harus lontarkan meriam kearahnya&lt;br /&gt;ia gelisahkan jenderal lawan nan digdaya&lt;br /&gt;tanpa harus kumpulkan pasukan di sekelilingnya&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Yang dipegang seorang sastrawan bukanlah pena kecilnya&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;tapi ideologi besarnya …&lt;br /&gt;Semakin tinggi keyakinannya,&lt;br /&gt;semakin luas pula cakrawala paparannya&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Tulisan-tulisan yang muncul dari celupannya&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;mampu membasahi gersang hati yang merindu nasehat sempurna&lt;br /&gt;mampu lahirkan air mata&lt;br /&gt;bahkan kerelaan berkorban serahkan harta dan nyawa&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Jiwa teguh itu digambarkan kitab suci dengan sebuah perupa&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Kamatsalil jannah bi rabwatin ashoobahaa&lt;br /&gt;Waabilun fa-aatat ukulahaa&lt;br /&gt;Dhi'fayni&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;Fa inlam yushibhaa&lt;br /&gt;Waabilun fathal&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;Semisal kebun rimbun di dataran tinggi&lt;br /&gt;Tersiram hujan lebat&lt;br /&gt;Buahnya dua kali lipat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tak ada hujan&lt;br /&gt;Gerimis dan embunpun mencukupi&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Rangkaian kalimat kokoh itu berdiri di atas keyakinan ideologi seorang penulis&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Wallahu ta'maluuna bashir&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Allahu `Alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 28 Jumadil Ula 1429 H&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Ditulis sebagai ucapan terima kasih kepada Bapak Mif Baihaqi, Ketua Jurusan Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia atas pengantar indahnya dibuku "Ada Cinta di Masjidku"&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-3352563746511849459?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/3352563746511849459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=3352563746511849459' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/3352563746511849459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/3352563746511849459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/06/ideologi-penulis-oleh-reza-ervani-jadi.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-6089284100042067249</id><published>2008-05-31T21:06:00.000-07:00</published><updated>2008-05-31T21:15:05.764-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku dan Peradaban'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;Sastra, Buku dan Peradaban&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bismilahirrahmanirrahiim&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.rezaervani.com/gambar/gambarbuku.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 201px; height: 197px;" src="http://www.rezaervani.com/gambar/gambarbuku.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Syeikh Abdul Halim Mahmud (mantan Pemimpin tertinggi Al Azhar Mesir) menulis dalam bukunya al Quran fii syahr al Quran bahwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Dengan kalimat Iqra' bismi rabbik, Al Quran tidak sekedar memerintahkan untuk membaca, tapi `membaca' adalah lambang dari segala apa yang dilakukan oleh manusia, baik yang sifatnya aktif maupun pasif. Kalimat tersebut dalam pengertian dan semangatnya ingin menyatakan `Bacalah demi Tuhanmu, bergeraklah demi Tuhanmu, bekerjalah demi Tuhanmu'. Demikian juga apabila anda berhenti bergerak atau berhenti melakukan sesuatu aktifitas, maka hendaklah hal tersebut juga didasarkan pada bismi rabbik sehingga pada akhirnya ayat tersebut berarti `Jadikan seluruh kehidupanmu, wujudmu, dalam cara dan tujuannya, kesemuanya demi karena Allah'&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sayyid Quthb dalam fii Zhilal menuliskan ketika menafsirkan surah Al Alaq :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;...., tampak jelas pula hakikat pengajaran Tuhan kepada manusia dengan perantaraan `kalam' (pena dan segala sesuatu yang semakna dengannya). Karena, kalam merupakan alat pengajaran yang paling luas dan paling dalam bekasnya di dalam kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Prof. Quraish Shihab dalam tafsir Al Mishbah menuliskan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;... Dari uraian diatas kita dapat menyatakan bahwa kedua ayat diatas menjelaskan dua cara yang ditempuh Allah swt dalam mengajar manusia. Pertama, melalui pena (tulisan) yang harus dibaca oleh manusia ...&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align="center"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tiga kutipan diatas tampaknya sudah cukup untuk mengantar sebuah pernyataan bahwa membaca dan menulis adalah sebuah kerja peradaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Rasulullah saw mendapatkan mu'jizat berupa sebuah kitab suci, bukan keajaiban membelah lautan, bukan keajaiban menghidupkan orang mati, dan bukan keajaiban-keajaiban yang sulit dicari alasan ilmiahnya atau bahkan riwayat shohihnya. Karena peradaban akhir zaman dibangun diatas kerja membaca dan menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi naif rasanya, jika kegiatan membangun sebuah peradaban baru, dilakukan dengan melupakan kerja membaca dan menulis. Nonsense rasanya, jika visi membangun pendidikan yang lebih baik dilakukan dengan melupakan dunia pena dan pustaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah sering menceritakan kepada kita, betapa mujahid sejati senantiasa basah dengan darah di medan perang dan basah pula dengan tinta di medan pemikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kurang dari bangsa besar inipun sebenarnya cuma satu, menulis dan membaca dengan seksama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lebih sering berkomentar dan berceloteh sebelum usai membaca. Usai membaca bukanlah khatam sekali dua, karena mungkin ada kata simpul yang tak tercerna, mungkin ada kalimat kunci yang belum terbuka, mungkin ada makna yang belum terkuak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Quran, dikenal dengan istilah tartil, yang terambil dari kata ratala yang antara lain berarti serasi dan indah. Ucapan-ucapan yang disusun secara rapi dan diucapkan dengan baik dan benar dilukiskan dengan kata-kata tartil al Kalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena kita jarang membaca dengan tartil, lahirlah pendapat-pendapat prematur yang jangankan masuk ke ranah ilmiah, dipahamipun sulit jadinya. Lalu ditanam pula pendapat-pendapat itu pada lahan yang kering sehingga berbuah selisih paham dan debat berkepanjangan. Naudzubillahi min dzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah buku tak hanya judul yang terpampang di sampul, tapi alur halaman-halamannya merupakan buah pikir yang dirapikan dengan seksama, ditelaah kembali dengan membaca dan membandingkan. Mungkin karena itu berat bagi komentator dan spesialis penulis kata pengantar untuk melahirkan sekian banyak buku. Bukan karena sulit, tapi pola pikiran yang masih terlalu acak dan eksplosif sangat rumit untuk diterjemahkan dalam lembaran-lembaran terstruktur. Allahu `Alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran-pikiran yang rapi, bab-bab yang rapi, hingga judul yang rapi kadang hilang makna pula, jika tak bertemu pembaca yang memiliki jeda waktu yang rapi untuk berhenti sejenak memahami emosi yang tersembunyi dibalik rangkaian huruf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang dengan jeda teratur inilah yang kekuatan katanya harus pula didengarkan oleh mereka yang berjuang dalam kata dan kalimat. Karena jeda mereka mengantarkan orang-orang itu mampu menelaah sekian banyak lembar yang terkadang tak sempat tersentuh oleh seorang penulis.  Mungkin itu alasan kenapa Quran menyandingkan pendengaran setelah hati, sebelum penglihatan. Karena mendengar lebih sulit daripada melihat. Membaca seksama jauh lebih sulit daripada melihat sekilas. Tak perlu alasan, karena anda pasti mendengar bisikan sang penulis ketika melihat rangkaian kalimatnya dengan teliti, tapi dapat dipastikan bahwa anda hanya akan mendengar komentar emosi hati sendiri ketika membacanya tanpa jeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula peradaban, ia tidak lahir serta merta. Kalaupun ada, pondasi rapuhnya hanya akan mengantarkannya pada era sejarah, yang kadang bisa terkenang, tapi lebih banyak tidak. Pondasinya lahir dari telaah mendalam yang merupakan buah dari kerja `membaca'. Lembaran-lembaran itu nantinya berubah menjadi nilai yang menjaga dan memberi warna. Jika begitu banyak lembaran yang salah dan tidak ada yang meluruskan, maka kehancurannya hanyalah persoalan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jika ada yang bertanya kepada seorang muslim tentang cara ia membangun peradaban baru, maka dengan singkat ia menjawab,"Iqro, bismirabbikaladzi khalaq"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinamika peradaban yang dibaca dengan seksama.&lt;br /&gt;Membaca seksama yang mengkristal menjadi pikir yang mendalam.&lt;br /&gt;Buah pikir mendalam yang digubah secara teliti menjadi Sastra.&lt;br /&gt;Sastra yang dirapikan dalam sebuah buku.&lt;br /&gt;Akan mengantarkan kita kepada pintu peradaban yang diimpikan.&lt;br /&gt;Peradaban yang dibangun dengan Nama Tuhan yang Menciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bandung, 26 Jumadil Ula 1429 H, berteman Teh Melati hangat buatan Istri&lt;br /&gt;Kutulis untuk sahabat Fiyan Arjun, jangan biarkan penamu mengering karena komentar lima menit, juga buat crew Penerbitan Rumah Ilmu Indonesia, kerja kalian adalah kerja melahirkan peradaban, jangan lemah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komunitas : http://groups.yahoo.com/group/rezaervani &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-6089284100042067249?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/6089284100042067249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=6089284100042067249' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/6089284100042067249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/6089284100042067249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/05/sastra-buku-dan-peradaban-oleh-reza.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-1525273089315916026</id><published>2008-05-14T01:43:00.001-07:00</published><updated>2008-05-14T01:57:15.010-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:180%;"  &gt;&lt;strong&gt;Ada Cinta di Masjidku&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;karya Reza Ervani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.rezaervani.com/penerbitan/images/cover_ada_cinta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; width: 265px; cursor: pointer; height: 398px;" alt="" src="http://www.rezaervani.com/penerbitan/images/cover_ada_cinta.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Alhamdulillah .. Alhamdulillah .. Alhamdulillah ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Setelah menunggu sekian lama, akhirnya ada kepastian Buku Pertama kami akan terbit. Insya Allah diluncurkan pertama kali pada tanggal 31 Mei 2008 yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Yang lebih membanggakan adalah penerbitnya adalah Rumah Ilmu Indonesia Publishing yang dipimpin oleh Kang Aditya Purana, sebagai salah satu sayap pengembangan Rumah Ilmu Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Insya Allah akan digelar pula Acara Bedah Buku Pertamanya pada bulan Juni 2008 di Bandung. Tunggu infonya dari Rumah Ilmu Indonesia Publishing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Buku ini berisikan koleksi tulisan penulis di berbagai media semenjak tahun 2002. Oleh penerbit tulisan-tulisan ini kemudian dibagi menjadi dua sub tema besar :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;1. Aku Cinta karena Aku Hamba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;2. Aku Cinta karena Aku Manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Pemesanan sudah bisa dilakukan dari saat email ini diumumkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Info pemesanan bisa menghubungi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;b&gt;Rumah Ilmu Indonesia Publishing&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Uni Intan : 0813 212 90770&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;email : penerbitan [at] rezaervani dot com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Insya Allah sebagian besar keuntungan penjualan buku ini akan didedikasikan untuk pengembangan dunia pendidikan Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Maju Terus Guru &amp;amp; Pendidikan Nasional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;Salam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;b&gt;Rumah Ilmu Indonesia Publishing&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;b&gt;www.rezaervani.com&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;b&gt;komunitas : http://groups.yahoo.com/group/rezaervani&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-1525273089315916026?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/1525273089315916026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=1525273089315916026' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/1525273089315916026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/1525273089315916026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/05/assalamu-alaikum-warahmatullahi.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-500542214179264703</id><published>2008-03-29T06:10:00.000-07:00</published><updated>2008-03-29T06:20:28.758-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kesepian dalam Keramaian&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/gambar/sendirian.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand" alt="" src="http://www.rezaervani.com/gambar/sendirian.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Apa yang kita impikan, kerja keras yang kita lakukan untuk menggapai mimpi itu, pengorbanan yang kita berikan, kadang tak bisa kita ceritakan ke sembarang orang. Lebih sering kita simpan sendiri, sampai nanti kita temukan teman untuk berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencapaian-pencapaian kehidupan juga seringkali tidak bisa kita kisahkan dengan penuh kebanggaan pada sembarang orang. Lebih sering kita kemas sendiri dalam sebuah kotak kenangan yang kadang menjadi berdebu dan terlupakan bersama waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi itu seringkali membuat kita merasa begitu kesepian dalam keramaian …&lt;br /&gt;Bahkan jika ada kesempatan, kita memilih untuk surut ke sudut, menikmati perasaan dengan cara kita sendiri, menatap langit dan gemintang sambil menghela nafas panjang dan mengumpulkan energi-energi kehidupan untuk berkarya lebih lama lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepian dalam keramaian …&lt;br /&gt;Kadang muncul di ruang stasiun kereta yang ramai, kadang muncul di dalam bus yang riuh …&lt;br /&gt;Jendela dengan pemandangan langit diluar mengantarkan kita pada kenangan perjalanan hidup yang tidak mudah telah kita lewati, dan di depannya mungkin juga ada jalan yang lebih panjang lagi serta jauh lebih berat dari yang pernah kita lalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi seringkali pula dalam perjalanan itu kita temukan sosok lembut yang mengulurkan tangannya membimbing kita melangkah, memberikan apa yang ia punyai untuk tetap percaya pada mimpi-mimpi kita, memberikan seikat keteguhan yang ia tanamkan langsung ke dalam jiwa kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi-diskusi ringan sering kita bawa pulang sebagai oleh-oleh spiritual yang begitu kaya gizi kehidupan. Diskusi yang menyebabkan kita rindu dengan layar komputer dimana sebuah tanda berkedip menandakan kehadirannya … Ada tawa dan senyum yang ia hadirkan di lelah hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu hilang untuk beberapa saat … ada yang seakan terenggut pula dari diri kita, dan kita selalu menanti ia kembali, dan yang terpenting masih tetap mematri nama kita di hati kecilnya, dan menyisipkan nama kita di dalam doanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu, …&lt;br /&gt;Dia anugerah yang tak pernah lekang dari hati manusia …&lt;br /&gt;Kerinduan yang membuat kita tetap melangkah, walau acapkali kesepian dalam keramaian itu menyergap di hari-hari kita …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sungguh hari-hari ini ada seukir kerinduan dalam benakku …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(Kutulis khusus untuk Almarhum Ayahanda Tercinta dan Mbak Indah … Aku Rindu Kalian)&lt;br /&gt;Di Batas Langit Malam, 7.22 WIB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/"&gt;http://www.rezaervani.com/&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/rezaervani"&gt;http://groups.yahoo.com/group/rezaervani&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-500542214179264703?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/500542214179264703/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=500542214179264703' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/500542214179264703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/500542214179264703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/03/kesepian-dalam-keramaian-oleh-reza.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-3267580905764171436</id><published>2008-03-19T03:51:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T01:28:01.662-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Alhamdulillah … Dia Memilihku Ya Robb&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah doa indah diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam :&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/gambar/beruangduaan.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand" alt="" src="http://www.rezaervani.com/gambar/beruangduaan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;“Ya Allah! Aku mohon pemilihan Mu menerusi pengetahuan Mu&lt;br /&gt;dan aku mohon kekuatan Mu menerusi kudrat Mu&lt;br /&gt;serta aku minta pada Mu sebahagian dari limpah kurnia Mu yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Engkau amat berkuasa sedangkan aku tidak berkuasa,&lt;br /&gt;Engkau amat mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui&lt;br /&gt;dan sesungguhnya Engkau amat mengetahui segala yang ghaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah kiranya Engkau mengetahui bahawa perkara ini adalah baik bagiku&lt;br /&gt;dalam urusan agama ku&lt;br /&gt;juga dalam urusan penghidupan ku serta natijah pada urusan ku,&lt;br /&gt;kini dan akan datang,&lt;br /&gt;maka tetapkan lah ia bagi ku dan permudahkanlah ia untukku,&lt;br /&gt;serta berkatilah daku padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kiranya Engkau mengetahui bahawa perkara ini membawa kejahatan kepadaku&lt;br /&gt;dalam urusan agamaku,&lt;br /&gt;juga dalam urusan penghidupanku dan natijah urusanku,&lt;br /&gt;kini dan akan datang,&lt;br /&gt;maka elakkanlah ia dariku&lt;br /&gt;dan tetapkanlah kebaikan untukku sebagaimana sepatutnya,&lt;br /&gt;kemudian jadikanlah daku meredhainya.” &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Doa indah itu ditutup dengan kalimat itu “tsummardhii bihi” (kemudian ridhokan aku padanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada konsekuensi dari tiap pilihan. Bukan saja perjuangan saat akan memilihnya, tapi pula ketika pilihan itu dijatuhkan, juga nanti setelah pilihan itu ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa itu mengajarkan kita runut prioritas dalam penetapan pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Pertama, Baik untuk Agama&lt;br /&gt;Yang Kedua, Baik untuk Urusan Penghidupan&lt;br /&gt;Yang Ketiga, Baik untuk Hasil Urusan&lt;br /&gt;Yang Keempat, Baik untuk Saat Ini&lt;br /&gt;Yang Kelima, Baik untuk Masa Depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayap keseimbangan itu senantiasa kita dapati dalam pelajaran-pelajaran baginda Rasul tentang pengharapan dan asa yang digantungkan pada Sang Pencipta. Menempatkan keputusan pada mizan logika dan tawakal, karena ada sisi yang dapat dikalkulasi dengan teliti, tapi lebih banyak lagi yang tak mampu dicerna oleh sebongkah daging di dalam kepala kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang salah dalam ketetapan Allah ...&lt;br /&gt;Yang mungkin salah adalah penyikapan kita akan ketetapan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak yang tahu penyikapan yang baik itulah yang disebut dengan baik sangka.&lt;br /&gt;Ia nantinya melahirkan cinta dan energi perbaikan yang tak pernah terduga.&lt;br /&gt;Membawa keberkahan yang mengalirkan kesegaran dalam nadi-nadi kehidupan.&lt;br /&gt;Sehingga kala ruang syukur itu terbuka lebar dalam dada kita, dengan lirih kita akan mengakui kelemahan praduga yang telah kita vonis di hari-hari lalu dengan sebuah ucapan pengakuan ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah ucapan pengakuan&lt;br /&gt;Alhamdulillah … Dia Memilihku ya Robb …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bandung, Medio Maret 2008&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Al Faqir ila Robbihi&lt;br /&gt;Reza Ervani&lt;br /&gt;Menghitung hari Menjelang Anugerah Terindah dariMu&lt;br /&gt;Komunitas : &lt;/strong&gt;&lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/rezaervani"&gt;&lt;strong&gt;http://groups.yahoo.com/group/rezaervani&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/"&gt;&lt;strong&gt;http://www.rezaervani.com/&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-3267580905764171436?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/3267580905764171436/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=3267580905764171436' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/3267580905764171436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/3267580905764171436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/03/alhamdulillah-dia-memilihku-ya-robb.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-842355330064443562</id><published>2008-03-15T23:41:00.000-07:00</published><updated>2008-03-15T23:44:52.145-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Puisi Untuk Bidadari&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/gambar/suratbidadari.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 218px; CURSOR: hand" height="264" alt="" src="http://www.rezaervani.com/gambar/suratbidadari.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kutuliskan pagi ini untukmu&lt;br /&gt;Engkau yang digambarkan dengan indah olehNya&lt;br /&gt;Lam yathmishunna insun qoblahum wa la jaann&lt;br /&gt;Belum tersentuh sebelumnya oleh manusia dan jin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucoba tulis dengan sepenuh hati&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kau baca dengan matamu&lt;br /&gt;yang pula dibentuk tanpa cela olehNya&lt;br /&gt;Wa huurun ‘iin … Bermata jeli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Surga disebut ayat suci dengan maqoomin aamin&lt;br /&gt;Tempat yang aman&lt;br /&gt;Maka disanalah orang-orang yang dadanya penuh keyakinan&lt;br /&gt;Melabuhkan harapan …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutuliskan puisi sederhana ini untukmu&lt;br /&gt;Dengan ribuan pertanyaan&lt;br /&gt;Adakah mungkin maqoomin aamin itu terbit di dunia&lt;br /&gt;Tempat dimana kutitipkan harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah pula yang telah menciptakan aku&lt;br /&gt;Sehingga kuserahkan padaNya pula penguasaan atas diriku&lt;br /&gt;Mudah-mudahan Ia yang tetapkan hatiku memilihmu&lt;br /&gt;Agar nanti padaNya saja kuserahkan penjagaan dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai yang diibaratkan olehNya dengan kalimat sempurna&lt;br /&gt;Kaannahunna al yaquutu wal marjan&lt;br /&gt;Permata yakuut dan marjan&lt;br /&gt;Padamu kutuliskan rangkaian kata sederhana ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang sempurna dalam pandangan manusia&lt;br /&gt;Begitu pula aku dengan kesadaran atau tidak&lt;br /&gt;Pastilah penuh cela dan aib yang belum kau sangka&lt;br /&gt;Biar kuhibur hatiku dengan janji itu : Wa wa jadaka-a ‘iilan fa aghna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau adalah ayatnya&lt;br /&gt;Wa min aayatihi&lt;br /&gt;Dari jenisku sendiri&lt;br /&gt;An kholaqolakum min anfusikum azwajaa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuharap temukan ketentraman disana&lt;br /&gt;Litaskunu ilaiha&lt;br /&gt;Semoga keridhoanNya mengantarkan pada kasih dan sayang&lt;br /&gt;Wa ja’ala bainakum mawadah wa rahmah&lt;br /&gt;Sehingga makin terbuka akal kita akan kesyukuran dan kesabaran&lt;br /&gt;Karena sungguh&lt;br /&gt;Inna fi dzalika la aayatin li qaumin yatafakkaruun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini biar kujaga diriku&lt;br /&gt;Agar nanti bisa tercapai asa itu bersamamu dalam sebuah mitsaqan ghaliza&lt;br /&gt;Wahai bidadari di serambi hatiku&lt;br /&gt;Khairaatun hisaan … huurun maqshuuraatun fiil khiyaam …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin ya Robbal ‘Alamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, 5 Maret 2008&lt;br /&gt;Usai Subuh di Tepian Hati yang Bergemuruh&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/"&gt;http://www.rezaervani.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;komunitas : &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/rezaervani"&gt;http://groups.yahoo.com/group/rezaervani&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-842355330064443562?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/842355330064443562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=842355330064443562' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/842355330064443562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/842355330064443562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/03/puisi-untuk-bidadari-oleh-reza-ervani.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-468033646837749412</id><published>2008-03-15T23:33:00.000-07:00</published><updated>2008-03-15T23:40:48.822-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Aku Jatuh Cinta&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/gambar/jatuhcinta.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand" alt="" src="http://www.rezaervani.com/gambar/jatuhcinta.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.&lt;br /&gt;(Al Quran Al Karim Surah Maryam ayat 96)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa seseorang bisa jatuh cinta ?&lt;br /&gt;Berbunga-bunga hatinya&lt;br /&gt;Mengalir dalam darahnya butir-butir semangat membara&lt;br /&gt;Nafas lelah berubah jadi motivasi dan asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa seseorang bisa jatuh cinta ?&lt;br /&gt;Saat terbangun, mentari seakan lebih cerah dari biasanya&lt;br /&gt;Mimpipun terasa singkat di malamnya&lt;br /&gt;Dan senandung menjadi lazim tiap pagi harinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa seseorang bisa jatuh cinta ?&lt;br /&gt;Keringatnya kini jauh lebih sedikit dari kerja&lt;br /&gt;Pikirannya pun lebih jernih seakan banyak jalan terbuka&lt;br /&gt;Tangan dan kaki yang tadinya lemah kini lebih bertenaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa seseorang bisa jatuh cinta ?&lt;br /&gt;Bukan hanya karena pandangan akan rupa&lt;br /&gt;Tak pula kata-kata yang menggoda&lt;br /&gt;Karena itu semua mungkin hanya jalannya semata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa seseorang bisa jatuh cinta ?&lt;br /&gt;Karena ada relung di balik dadanya&lt;br /&gt;Tempat ia merasakan suka dan nestapa&lt;br /&gt;Dimana ia simpan mimpi dan cita-cita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa seseorang bisa jatuh cinta ?&lt;br /&gt;Karena sungguh Maha Sayang Sang Pencipta&lt;br /&gt;Ia ciptakan seraut rasa suka&lt;br /&gt;Yang bisa ciptakan puisi berjuta kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa seseorang bisa jatuh cinta ?&lt;br /&gt;Semata-mata karena anugerah Sang Kuasa&lt;br /&gt;Dalam bentuk fitrah seorang manusia&lt;br /&gt;Agar dengan makhluk lain ia menjadi jauh berbeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini aku sedang .... Jatuh Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, Medio Februari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(original writing by Reza Ervani)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani,com/"&gt;http://www.rezaervani,com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;komunitas : &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/rezaervani"&gt;http://groups.yahoo.com/group/rezaervani&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-468033646837749412?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/468033646837749412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=468033646837749412' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/468033646837749412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/468033646837749412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/03/aku-jatuh-cinta-oleh-reza-ervani.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-5192996824905277523</id><published>2008-01-28T02:33:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T02:53:00.316-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kerinduan Itu : Pasangan Jiwa&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;www.rezaervani.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/gambar/pasanganawet.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand" alt="" src="http://www.rezaervani.com/gambar/pasanganawet.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kadangkala aku bertanya&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;dimana cinta berada&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;tersembunyi tiada kunjung menghampiri&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(Katon Bagaskara - Pasangan Jiwa)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;(Al Quran Al Karim Surah Adz Dzariyat ayat 49)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Besar Allah ...&lt;br /&gt;Ada yang akan terasa hilang, kosong, hingga hampa ketika fithrah ilahiyah itu tidak terpenuhi. Begitupun jiwa, yang memiliki naluri untuk menyandarkan harapan dan kelelahannya pada sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari naluri kehilangan itulah lahir ribuan bait puisi tentang ungkapan kasih&lt;br /&gt;Dari kekosongan itulah terukir ribuan kisah tentang rasa sayang&lt;br /&gt;Dari kehampaan itulah terbit ribuan karya tentang cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Begitu jauh&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;waktu ku tempuh&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;sendiri mengayuh&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;biduk kecil, hampa berlayar&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;akankah berlabuh ?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;hanya diam&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;menjawab kerisauan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang lain mungkin sewaktu-waktu dapat bertanya : "Kenapa engkau masih sendiri ?"&lt;br /&gt;Tapi sungguh tak ada yang paling sering bertanya tentang ini, selain jiwa itu sendiri.&lt;br /&gt;Tak ada yang pernah tahan berada dalam kesendirian, tapi kadang tidak mudah untuk mencari teman dalam kesendirian itu.&lt;br /&gt;Tak ada yang pernah kuat bertarung dalam kesepian, tapi sungguh tidak mudah untuk menemukan penawar sepi itu.&lt;br /&gt;Kan ada selipan rasa khawatir akan kelemahan insani dalam menggariskan pilihan, sehingga karenanya justru langkah-langkah yang rapuh dan sangat perlahan justru terhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kadangkala aku berkhayal&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;seorang di ujung sana&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;juga tengah menanti&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;tiba saatnya&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kau tanya tentang kerinduan ...&lt;br /&gt;Jangan pula kau tanya tentang impian ...&lt;br /&gt;Karena mungkin hampir lelah diri bertahan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama sudah menanti hadirnya ruang lain untuk berbagi ...&lt;br /&gt;Tempat berlabuh kala penat sudah tak tertahankan&lt;br /&gt;Tempat bersembunyi kala hati menangis dan hilang asa ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Begitu ingin&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;berbagi batin&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;mengarungi hari&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;yang berwarna&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;dimana dia&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;pasangan jiwaku ?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;ku mengejar bayangan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;kian menghilang&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;penuh berharap&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robbana hablana min azwajina wa dzuriyatina qurrota 'aiun ...&lt;br /&gt;Wajalna lil muttaqina imama ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin ya robb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(Original Writing by Reza Ervani)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bandung, Akhir Januari 2008&lt;br /&gt;Komunitas : http://groups.yahoo.com/group/rezaervani&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-5192996824905277523?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/5192996824905277523/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=5192996824905277523' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/5192996824905277523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/5192996824905277523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/01/kerinduan-itu-pasangan-jiwa-www.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-9184234574521970008</id><published>2008-01-13T07:08:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T02:58:11.793-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: center" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Bunda, Menulislah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Original Writing by Reza Ervani)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/gambar/surat.gif"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand" alt="" src="http://www.rezaervani.com/gambar/surat.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ini kisah dalam bingkai waktu yang telah lalu, tapi tak usang, tidak akan pernah pudar dan lekang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa dimana dering telepon genggam belumlah menjadi kebiasaan. Masa dimana surat masihlah berupa untaian kata-kata pilihan di atas selembar kertas wangi dan penuh hiasan. Tinta yang kadang berpendar karena tetesan air mata keharuan menjadi bahasa yang penuh kekuatan antara dua hati yang tak terpisah walau raga berjauhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala itu, kotak surat adalah jembatan dimana kerinduan dititipkan.&lt;br /&gt;Didalamnya ada ribuan rasa yang mewakili ribuan kalimat jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muda, dalam bilik kecil yang sedikit lembab, senantiasa berdoa, semoga esok ia temukan seberkas cinta disana. Tak mengapa jika sampulnya usang, karena yang ingin ia lihat adalah cinta yang terangkai dalam berkas-berkas lipatan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotak itu adalah yang pertama kali ia ketuk sebelum sampai ke pintu persinggahannya selama tiga tahun terakhir. Kadang, senyumnya mengembang, kala sebuah benda putih tampak menunggu disudutnya. Kalaupun tak ia temukan, tak pernah ia berhenti berharap. Atau jika ada sedikit rezeki lebih, ia goreskan kembali penanya di malam-malam tanpa jarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menulis, tak bosan ia tengadahkan tangan, meminta kekuatan agar cita-citanya tak pudar oleh deraan keterbatasan. Di penghujung doa syahdu itu, ia titipkan kalimat indah ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bunda .... Menulislah ... Berikan Nanda Penawar Rindu Ini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumaghfirlana waliwalidayna warhamhuma kama robbayana shighoro&lt;br /&gt;Sayangi mereka ya Robb, sebagaimana mereka membimbing kami dengan kasih sayangnya ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Ditulis di Bandung untuk Bunda dan Ayahanda tercinta&lt;br /&gt;2 Muharram 1429 H&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-9184234574521970008?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/9184234574521970008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=9184234574521970008' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/9184234574521970008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/9184234574521970008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2008/01/bunda-menulislah-original-writing-by.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-742629016118056892</id><published>2007-12-15T18:43:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T03:02:56.794-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/http;//www.rezaervani.com/gambar/rain.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Penulis Suka Hujan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;www.rezaervani.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;"Ketika hujan turun, seakan-akan ada atap yang menaungi bumi"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;(Dare Devil)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/gambar/rain.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand" alt="" src="http://www.rezaervani.com/gambar/rain.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Penulis suka kalimat itu, seperti pula penulis menyukai saat-saat hujan turun dengan lebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara hempasan air ke tanah atau genting-genting rumah melahirkan alunan melodi sendiri yang sangat indah. Begitu indahnya sehingga ia mampu menggali dan merekam kenangan sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis suka Hujan ...&lt;br /&gt;Dulu ketika kecil, kami sepulang sekolah sering bermain di bawah hujan. Kadang-kadang selembar dua lembar kertas dari buku tulis yang memang sudah tipis rela kami korbankan untuk membuat kapal-kapalan, menghanyutkannya di aliran air pinggir jalan tanpa selokan, berlari dan menebak-nebak arah geraknya. Sebuah keasyikan yang akan senantiasa terukir dalam kenangan indah masa kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis suka Hujan ...&lt;br /&gt;Karena saat hujan ada ketenangan yang sulit digambarkan&lt;br /&gt;Ketenangan yang membuat hati seakan bertemu kawan sejati. Dalam pejaman mata, gambaran rumah papan kecil tempat kami dulu tinggal sekeluarga, pasir dengan goresan-goresan sapu lidi di halaman depan, hingga ember-ember yang berjejer untuk menampung air yang lolos dari halangan genting rumah, menjadi semakin indah seiring bertambahnya usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis suka Hujan ...&lt;br /&gt;Semoga ia membawa cinta kepada Yang Menurunkan Hujan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="COLOR: rgb(64,0,127); TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold; FONT-STYLE: italic"&gt;"Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman."&lt;br /&gt;(Al Quran Al Karim Surah Al An'aam ayat 99)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(64,0,127); FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;(Original Writing by Reza Ervani at Daarut Tauhid)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;komunitas : http://groups.yahoo.com/group/rezaervani&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-742629016118056892?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/742629016118056892/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=742629016118056892' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/742629016118056892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/742629016118056892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2007/12/penulis-suka-hujan-oleh-reza-ervani-www.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-1809365359934649659</id><published>2007-12-10T19:29:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T01:24:54.318-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Menunggu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/" target="_blank"&gt;http://www.rezaervani.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/gambar/menunggu.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand" alt="" src="http://www.rezaervani.com/gambar/menunggu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada yang bilang bahwa menunggu itu membosankan ...&lt;br /&gt;Benarkah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunggu ...&lt;br /&gt;Seperti yang kulakukan saat menulis ini&lt;br /&gt;Duduk di stasion gambir menunggu kereta Jakarta - Bandung yang baru akan tiba sekitar 1 jam lagi. Menjadi jelas apa yang kulakukan karena memang apa yang sedang kunantikan kemungkinan besar akan tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tetap duduk menunggu, karena alasanku untuk tetap duduk memang ada. Bahkan menjadi sebuah kenikmatan, karena sambil menunggu akau bisa bermain dengan kata, menulis buku harianku dengan pensil kesayangan. Dua benda yang kini selalu menemani kemanapun aku pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang saat menunggu, bertemu pula aku dengan teman bicara yang hangat, seperti pula yang kutemukan sore ini. Lelaki paruh baya, pengusaha itik asal Surabaya. Pak Hasan namanya ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga sedang menunggu, bahkan lebih lama dariku. Keretanya baru akan tiba nanti pukul lima, sedangkan aku pukul tiga saja, tersisa sekitar 30 menit lagi waktu menunggu. Dan memang, tiap kita punya waktu tunggu masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunggu ...&lt;br /&gt;Dari sholat ke sholat ...&lt;br /&gt;Dari Jumat ke Jumat ...&lt;br /&gt;Dari Ramadhan ke Ramadhan ...&lt;br /&gt;Dari Kehidupan ke Kehidupan ... yang lebih abadi ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ...&lt;br /&gt;Kita semua menunggu&lt;br /&gt;Entah itu dalam bosan atau keriangan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold; COLOR: rgb(96,0,191); FONT-STYLE: italic"&gt;Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?&lt;br /&gt;(Al Quran Al Karim Surah Al An'aam ayat 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Stasiun Gambir, 6 Desember 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;(Original Writing by Reza Ervani)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;komunitas : &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/rezaervani" target="_blank"&gt;http://groups.yahoo.com/group&lt;wbr&gt;/rezaervani&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-1809365359934649659?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/1809365359934649659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=1809365359934649659' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/1809365359934649659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/1809365359934649659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2007/12/menunggu-oleh-reza-ervani-www.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-1042463213780916571</id><published>2007-12-09T06:39:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T01:30:45.069-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: left;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold;font-size:180%;" &gt;Egoisme Nasihat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;www.rezaervani.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.rezaervani.com/gambar/marah.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 232px; CURSOR: hand" height="361" alt="" src="http://www.rezaervani.com/gambar/marah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhamu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalanNya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk" (Al Quran Al Karim Surah An Nahl ayat 125)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jika ingin digeneralisasi, hanya akan ada 2 (dua) perspektif perilaku manusia :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Perilaku yang berorientasi keakuan&lt;br /&gt;2. Perilaku yang berorientasi kepedulian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat tipis batas antara keduanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang, apa yang kita rasa, kita lakukan karena peduli dengan orang lain, tak lebih hanyalah bentuk keakuan kita, atau mungkin tercampur dengan setitik ego yang sebenarnya telah menyebabkannya lepas dari nilai sejatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Itupula yang menyebabkan nasehat-nasehat kita menjadi tidak atau kurang bertenaga. Kita goreskan nasehat, atau kita sampaikan petuah, seringkali lebih dikarenakan keinginan kita untuk menunjukkan bahwa diri kita paham agama. Seringkali tindak pelurusan kesalahan lebih didorong oleh keakuan kita yang merasa berhak meluruskan, bukan karena dorongan kewajiban yang tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dari sanalah lalu tampak nyata seringnya kita memandang sesuatu yang dinasehati sebagai objek, bukan subjek nasehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lebih sering mengambil posisi sebagai hakim dibanding sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Egoisme nasehat ... ia mungkin sudah mendarah daging&lt;br /&gt;Bahkan mungkin kau bisa temukan dengan mudah dalam bahasa tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naudzubillahi min dzalik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robbana dzhalamna anfusana, wa inlam taghfirlana, wa tarhamna lana kunana minal khosirin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Muntok, 5 Desember 2007&lt;br /&gt;Komunitas : http://groups.yahoo.com/group/rezaervani&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-1042463213780916571?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/1042463213780916571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=1042463213780916571' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/1042463213780916571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/1042463213780916571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2007/12/egoisme-nasihat-oleh-reza-ervani-www.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-2065468350221303649</id><published>2007-11-30T04:45:00.000-08:00</published><updated>2007-11-30T05:04:45.634-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Teguran dalam Cinta&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;Aku jatuh terpeleset di tangga ...&lt;br /&gt;Lengan kiri terluka cukup panjang dan sendi kelingkingnya bengkak, menjadi sulit untuk digerakkan. Bahu dan pinggang kanan terkilir. Alhamdulillah, saat-saat seperti inilah kekuatan untuk menulis itu kembali tumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memang punya cara sendiri untuk menemani hambaNya.&lt;br /&gt;Ia punya sentuhan sendiri untuk katakan, bahwa niat akan serta merta hilang ketulusan tanpa dekat padaNya.&lt;br /&gt;Bahkan diam dalam kesendirian pun mungkin masih sarat keangkuhan, jika tanpa asa akan RahmatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meletakkan tempayan di bawah atap dan berharap cucurannya seringkali membuat lupa diri ini akan langit diatasnya yang menjatuhkan air hujan ... Dan Ia punya kekuatan sendiri untuk membuat dagu menengadah kembali dan gantungkan harap disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh, malam ini kucoba resapi kembali CintaNya, yang menegurku dengan cara selembut-lembutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ... yang merasa sepi, padahal Ia tak pernah pergi dari sisiku, hingga Ia sentuh aku dengan seindah-indahnya, agar berpaling lagi padaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teguran dalam CintaNya ... kan selalu terasa sejuk dan menenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasbiyallah wa ni'mal wakiil, ni'mal maula wa ni'man nashir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bandung, dalam sela gemericik hujan yang menenteramkan di akhir November 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style="text-align: right;"&gt; &lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Original Writing by Reza Ervani) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;http://www.rezaervani.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;komunitas : http://groups.yahoo.com/group/rezaervani &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-2065468350221303649?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/2065468350221303649/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=2065468350221303649' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/2065468350221303649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/2065468350221303649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2007/11/teguran-dalam-cinta-oleh-reza-ervani.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-3332623540368373407</id><published>2007-03-20T17:56:00.000-07:00</published><updated>2007-03-20T18:13:52.626-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" lang="SV" &gt;That Journey&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Apa yang paling mahal dari seseorang ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita telusuri jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan merasa begitu terkesan dengan seseorang yang berangkat dari bawah, jatuh bangun mempertahankan cita-citanya. Adakalanya ia terhempas jauh sekali ke dasar kehancuran tak bertuan, tapi kemudian beberapa tahun kemudian anda melihat ia bangkit bahkan lebih tinggi dari yang pernah anda lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak contoh orang yang tadinya terhina karena kekurangannya, tapi kemudian menjadi sangat mulia, karena hinaan itu menjadikannya kuat dan mampu menghargai cacat orang lain. Banyak nama yang bisa anda catat disini, Bobby de Porter, Honda, Maradona hingga Tukul Arwana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya ceritakan diatas hanya ujung awal dan ujung akhir dari sebuah perjalanan. Perjalanan yang menempa mereka menjadi kuat dan tegar. Perjalanan yang kadang tidak pendek. Perjalanan yang kadang menyakitkan dan tak kuat untuk terus ditempuh. Tapi mereka lalui itu, hingga temukan terang diujungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kita ? Seberapa mahal perjalanan hidup kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;" lang="SV"&gt;Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar&lt;br /&gt; (Al Quran Al Karim Surah Al Baqarah ayat 155)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Allahu ’Alam&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-3332623540368373407?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/3332623540368373407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=3332623540368373407' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/3332623540368373407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/3332623540368373407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2007/03/that-journey-oleh-reza-ervani-apa-yang.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-5974516802099064519</id><published>2007-03-19T00:45:00.000-07:00</published><updated>2007-03-19T02:04:27.880-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;The Pleasure of Finding Things Out&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Reza Ervani&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, anda benar, judul tulisan ini pernah terdengar. Penulis sendiri mengambilnya dari artikel wawancara BBC atas Fisikawan terkenal, Richard P. Feynman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menemukan alasan tentang sesuatu memberikan kepuasan tersendiri, begitulah mungkin jika artikel wawancara itu diringkaskan dalam sebuah kalimat singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya, adalah naluri dasar yang dikaruniakan buat manusia. Kami pernah membuat acara gathering pembaca buku yang menghadirkan seorang penulis buku berjudul ”Bertanya atau Mati”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghalangi seseorang untuk bertanya akan meninggalkan ketidakpuasan. Mengganti kebebasan untuk bertanya akan merubah pengetahuan menjadi doktrinasi. Maka terjadilah kemudian doktrin guru kepada muridnya, doktrin orang tua kepada anaknya hingga doktrin dosen kepada mahasiswanya. Jika ini terjadi, maka hilanglah semangat berilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama juga menganjurkan kegiatan diskusi. Sering kita temukan redaksi di Al Quran Al Karim seperti : Yasalunaka ani. (Mereka bertanya padamu tentang), Wa idza sa’alaka (dan jika mereka bertanya kepadamu). Tak tanggung-tanggung, bahkan Quran juga membuka pintu untuk bertanya tentang Tuhan, mencerna keberadaannya dengan ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak cukup bertanya, karena pertanyaan juga bisa menjadi nafsu besar yang tak habis-habisnya, seperti yang diujikan Nabiullah Khaidir kepada Nabiullah Musa. Kemudian Allah pun mengingatkan, agar kita tak terjebak dalam pertanyaan yang tak pernah usai.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan hal-hal yang jika diterangkan kepadamu, niscaya menyusahkan kamu dan jika kamu menanyakan di waktu Al Qur'an itu sedang diturunkan, niscaya akan diterangkan kepadamu. Allah memaafkan tentang hal-hal itu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.&lt;br /&gt;(Al Quran Al Karim surah Al Maidah 101)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tanya kenapa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu ’Alam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-5974516802099064519?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/5974516802099064519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=5974516802099064519' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/5974516802099064519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/5974516802099064519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2007/03/pleasure-of-finding-things-out-oleh.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-19538730.post-117289393178184073</id><published>2007-03-02T19:45:00.000-08:00</published><updated>2007-03-19T03:42:17.411-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Jenuh&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Oleh : Reza Ervani&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;J : Jangan Berlebihan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang wanita yang datang pada Aisyah. Aisyah memuji wanita itu sebagai ahli ibadah yang luar biasa, karena saking tekunnya ia menyediakan tongkat untuk berpegangan jika ia sudah tidak kuat berdiri ketika sholat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hal itu disampaikan pada Nabi saw. Nabi bersabda : Jangan berlebihan, Allah itu tidak akan jenuh hingga engkau jenuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atur ritme dalam segala hal, agar tak usang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;E : Efektifkan Komunikasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Logika apa yang paling bisa menjelaskan maraknya friendster, ramainya sms, dan larisnya free talk walaupun tengah malam. Intinya sederhana, karena manusia diciptakan dengan kebutuhan untuk bercerita dan berbagi. Curhat dong, cari teman bercerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;N : Naik Ke Tantangan Berikutnya&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Looking for new challenges. Ummat ini dilahirkan untuk menjadi ummat terbaik, khairu ummah, ini sunatullah. Melanggarnya hanya akan melahirkan kejenuhan. Kejenuhan bergerak, kejenuhan beramal, kejenuhan berinisatif. Naiklah ke anak tangga berikutnya, agar kau bisa uji kekuatanmu lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;U : Undur Sejenak untuk Maju Lebih Jauh&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ijlis Bina’ Nu’min Sa-ah, begitu ujar sahabat Nabi. Berhentilah sejenak, perbaharui iman, bersihkan sepatu yang sudah berdebu, asah kembali pedang yang tumpul, ambil air wudhu cuci wajahmu hingga bisa menatap ke depan lebih jauh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;H : Hasbiyallah wa Ni’mal Wakill Ni’mal Maula Wa Ni’man Nashir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sungguh kejenuhan itu adalah masalah hati. Dan Maha Penggenggam hati hanyalah Allah semata. Qolbu itu artinya yang berbolak-balik, ketika ia berbalik atau tertutup debu maka cahaya Allah akan terhalang, maka lahirlah kejenuhan. Maka tengadahkan tanganmu padaNya, minta Ia jaga hatimu agar tidak mati karena enggan dan malas. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina,&lt;br /&gt;yang banyak mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah,&lt;br /&gt;yang sangat enggan berbuat baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa,&lt;br /&gt;(Al Quran Al Karim Surah Al Qalam ayat 10 – 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Naudzubillahi min dzalik,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/19538730-117289393178184073?l=rezaervani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rezaervani.blogspot.com/feeds/117289393178184073/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=19538730&amp;postID=117289393178184073' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/117289393178184073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/19538730/posts/default/117289393178184073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rezaervani.blogspot.com/2007/03/jenuh-oleh-reza-ervani-j-jangan.html' title=''/><author><name>rezaervani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12830151434978984575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
